HUKUM BACAAN MAD DAN WAQAF


HUKUM BACAAN MAD DAN WAQAF

Standar Kompetensi

    10. Menerapkan hukum bacaan mad dan waqaf

 

    Kompetensi Dasar

    10.1. Menjelaskan hukum bacaan mad dan waqaf

    10.2. Menunjukkan contoh hukum bacaan mad dan waqaf dalam bacaan surat-surat Al-Qur’an

    10.3. Mempraktikkan bacaan mad dan waqaf dalam bacaan surat-surat Al- Qur’an

    Materi

    Ketika membaca al Quran terdapat tata cara atau aturan mengenai kapan membaca suku kata dengan bacaan panjang dan kapan membaca pendek. Ketentuan mengenai hukum bacaan panjang dan pendek disebut hukum bacaan mad. Selain itu juga diatur mengenai kapan harus berhenti dan kapan harus terus. Mengenai hal ini akan dibahas dalam hukum bacaan waqaf.

    Hukum bacaan mad dan waqaf sangat penting untuk dipelajari karena aturan membaca panjang atau pendek, berhenti atau terus sangat berguna untuk menjaga keutuhan arti ayat yang kita baca. Dengan kata lain, apabila seseorang membaca al Quran tidak memperhatikan bacaan panjang atau pendek, berhenti atau terus, maka dikhawatirkan dapat merubah arti ayat yang dibacanya. Bila hal ini terjadi, tentu mengurangi keutamaan dalam membaca al Quran.

    HUKUM BACAAN MAD

    Secara harfiah, “mad” mempunyai arti panjang, sehingga bacaan mad adalah bacaan panjang dalam Al Quran. Bacaan mad dibagi menjadi dua, yakni mad thabi’i (mad asli) dan mad far’i (cabang/turunan). Untuk lebih jelasnya, perhatikan skema berikut ini :

    1. Mad Asli / Mad Thabi’i

    Disebut mad thabi’i (mad asli) apabila terdapat harakat fathah diikuti alif; kasrah diikuti ya’ sukun; dan dhammah diikuti waw sukun.

    Cara membacanya adalah dibaca panjang 1 alif ( 2 harakat)

    2. Mad Far’i

    Mad far’i merupakan cabang atau turunan dari mad asli (mad thabi’i), oleh karenanya sebelum melanjutkan pembahasan tentang mad far’i kamu harus betul-betul memahami mad thabi’i terlebih dahulu. Kalau sudah memahami mad thabi’i, ikutilah pembahasan mengenai

    mad far’i berikut ini :

    Dalam bagian ini akan dibahas lima nacam mad far’i, yaitu :

    1) Mad wajib muttasil

    2) Mad jaiz munfasil

    3) Mad aridl

    4) Mad badal

    5) Mad lazim

    Download Materi Hukum Bacaan Mad dan Waqaf, disini

    Download Software Tajwid, disini

    About these ads

    About MM Munir

    Mari bersama-sama meraih indahnya berbagi. Selaksa menuai indahnya berbagi pengetahuan blogging, pendidikan, motivasi, mobile dan sumber penghasilan bisnis online.

    Posted on 25/02/2011, in Materi PAI, PAI Kelas 8. Bookmark the permalink. 16 Komentar.

    1. makasih ya… ini sangat membantu saya

    2. Alhamdulillah kalo ada manfaatnya

    3. mengenai mad nya sangat berguna bila ditambah dgn waqaf akan lebih komplit lagi

    4. >’saya agak bingung, saye dag bisa m’beda kn Mad Far’i, iwad lin farqi.. . mana nie PR harus dikerjakn.. Ya Allah tolg bntu saya?!<

      • Kamu bisa pelajari di software tajwid (downloadnya diakhir tulisn) untuk gambaran aja mad far’i itu merupakan cabang dari mad asli dan banyak macamnya.
        kalo mad iwad khusus sebab fathatain di akhir bacaan dan dibaca 2 harakat/1 alif.
        sedang mad liin ada fathah diikuti “wau”/”ya'” sukun bacanya boleh 2 harakat boleh 6 harakat.
        semoga membantu

    5. contohnyaa mannaa -____________-”

    6. MANA CONTOHNYA

    7. Thx bangeeet :)

    8. Terimakasih., semoga bermanfaat utk semua amiiin :)

    9. Mksh, smoga brmanfaat bagi yg mempelajarinya..

      Amiiiin… :)

    10. smoga bermanfaat . amin …

    11. postingannya sangat bermanfaat :-)

    Berikan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

    Ikuti

    Get every new post delivered to your Inbox.

    Bergabunglah dengan 327 pengikut lainnya.

    %d blogger menyukai ini: